Makanan Ini Paling Dicari Anak Kos Memasuki Tanggal 20an

Makanan Ini Paling Dicari Anak Kos Memasuki Tanggal 20an
"Makanan Anak Kos-Kosan"
Berita Menarik | Mampirdolo.blogspot.com - Sebagai anak kos yang belum punya penghasilan sendiri atau mungkin sudah punya penghasilan tapi masih dikit. urusan perut selalu jadi pertimbangan. Mayoritas anak kos di Indonesia masih bertahan hidup dengan kiriman uang dari orang tua. Karena itu, anak kos harus berjuang bertahan hidup hingga akhir bulan dengan uang kiriman yang lebih banyak pas-pasannya daripada sisa.

Karena itu, mereka harus bisa berhemat soal urusan makan. Dari segala jenis makanan Indonesia yang beraga, ternyata inilah 5 makanan yang paling dicari anak kos tiap menjelang tanggal 20an. Yang penting: murah dan kenyang. Sukur-sukur rasanya enak plus yang jualin cakep. Check this out!

"Snack atau camilan ringan"
Rasanya sudah takdir kalau manusia sukanya ngemil. Anak kos biasanya punya beberapa camilan di dalam kamarnya. Makanan ini bisa jadi makanan darurat penunda lapar. Biasanya sih camilan ini berupa biskuit, cokelat, snack gurih, kerupuk, keripik singkong dan sebagainya. Kalau ada teman mampir ke kos, camilan ini bisa jadi hidangan yang menyenangkan. Tapi kalau yang mampir sesama penghuni kos, camilan ini pun selalu jadi rebutan hingga remahan terakhir. Makanya kadang camilan ini disimpan rapat-rapat dari penghuni lain.

"Tahu isi, singkong goreng, ote-ote, dan sebangsanya."
Kalau yang satu ini, anak kos juga suka. Saat pusing mikirin gelar sarjan dan gebetan hati yang tak kunjung diraih, gorengan seperti tahu isi, singkong goreng, pisang goreng bisa menenangkan pikiran. Apalagi kalau gorengan ini dimakan dalam kondisi masih hangat atau panas saat hujan. Duh sedaaap. Lebih enak lagi kalau dimakan rame-rame satu kos, lebih hemat, lebih seru.

"Masakan warteg kalau lagi kangen masakan rumahan."
Kalau lagi kangen masakan rumah dan nggak sempet masak (nggak bisa masak), menu-menu warteg bisa jadi pilihan. Selain harganya lebih murah, rasanya juga lumayan, porsinya cukupan buat ditampung di perut, dan variasinya banyak. Menu warteg biasanya menyediakan menu-menu rumahan khas Indonesia. Tinggal tunjuk, tunjuk, tunjuk, setumpuk nasi dan lauknya bisa kamu nikmati dengan harga miring. Biasanya untuk berhemat, beli lauknya saja, nasinya masak sendiri di kos-kosan.

"Nasi campur, Nasi goreng, pokoknya nasi"
Sebagai orang Indonesia, belum makan kalau belum pakai nasi. Tul nggak? Anak kos juga masih suka nasi kok. Kalau perempuan biasanya nggak makan nasi, tapi anak kaum cowok pasti lebih berorientasi pada nasi ketimbang lauknya. 

Di awal bulan, menu nasi yang enak kayak nasi Padang, nasi kuning, nasi campur, nasi soto dan sebagainya sering jadi menu utama. 

Jelang tengah bulan, biasanya yang diincar ya nasi di warteg atau nasi goreng yang bertebaran di mana-mana saat malam, sampe penjualnya pun hafal.

Tapi jelang akhir bulan, nasi dimasak sendiri supaya hemat. Kadang makan nasi aja, pake abon. Kalau nggak ada abon, nasi putih plus kerupuk putih dikasi kecap manis juga sudah bisa ngisi perut. Lumayanlah, daripada nggak makan 

"Mie Instan"
Bukan anak kos kalau belum masukin mie instan dalam menu sehari-hari. Di Indonesia, selalu ada mie instan di kamar anak kos. Bahkan mie sejuta umat ini pun juga jadi favorit seluruh orang Indonesia. 

Mie yang praktis dan enak ini bisa nyelametin perut dari rasa lapar dan jadi harapan para anak kos. Paling enak kalau mie instan dicampur telur, apalagi kalau pake nasi. Apalagi kalau ditambah pelengkap sosis dan sayur-sayuran, bikin mie instan yang sederhan jadi terasa mewah luar biasa.

Walau kebiasaan ini bisa dikatakan nggak sehat, apalagi kalau ditambah nasi, rasa yang lezat, murah dan praktis membuat mie instan jadi makanan yang paling disuka anak kos.


Share on Google Plus

About Ciho Santana

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar